Wednesday, September 23, 2020

author photo

Daftar isi [Tampil]

Bagi Anda yang sudah terjun ke dalam dunia elektronika, mungkin sudah tidak asing lagi dengan Arduino. Ini adalah sebuah alternatif baru di dalam bidang microcontroller. Bahkan sampai saat ini sudah ada banyak sekali project dalam bentuk elektronik dan robot yang menggunakan Arduino.

komponen dari Arduino TM
komponen dari Arduino TM


Karena memang Arduino dikenal sebagai salah satu alat yang lebih mudah dan memiliki banyak kelebihan dibandingkan yang lainnya. Oleh sebab itu, banyak orang yang memilih menggunakan Arduino.

Sejarah Arduino

Sebenarnya microcontroller Arduino ini lahir bukan dari sesuatu yang sangat mengejutkan. Karena Arduino pada awalnya hanya sebuah karya ilmiah Tesis dari salah satu mahasiswa asal Kolombia. Dia studi perguruan tinggi di Universitas Ivrea Italia.


Kemudian awal mula Arduino ini mulai tumbuh karena adanya proses pengembangan yang lebih lanjut. Padahal tujuan dari pengembangan ini hanyalah untuk membuat sebuah microcontroller yang lebih terjangkau, fleksibel, dan mudah dipahami oleh semua kalangan.


Tapi kemudian, karena menjadi alat microcontroller yang jauh lebih mudah dibandingkan lainnya, Arduino menjadi pilihan yang paling utama.

Kelebihan Arduino

1. Biaya Terjangkau

Kelebihan yang bisa Anda temukan pertama kali jika memakai Arduino dalam microcontroller adalah biaya yang sangat terjangkau sekali. Untuk satu Board hanya memiliki harga berkisar dari Rp100.000,-  sampai dengan Rp400.000,- saja.


Apalagi saat ini juga ada banyak sekali Arduino versi imitasi atau kloningan yang memiliki harga sangat jauh lebih terjangkau lagi. Namun, tentunya ada beberapa kelemahan dari versi imitasi jika dibandingkan dengan versi original dari pabrikan asal Italia.

2. Mudah dan Sederhana

Selain itu, Anda juga bisa mempelajari Arduino ini dengan mudah sekali. Karena memang tujuan awal pengembangan alat ini adalah untuk bisa menciptakan microcontroller yang mudah untuk dipahami.


Tidak heran jika pada akhirnya banyak orang yang lebih memilih mengunakan Arduino dibandingan micro controller lainnya. Kemudahan dalam mempelajari dan kesederhanaannya sangat cocok digunakan oleh para pemula di dunia elektronika.


Bahasa pemrograman di dalam Arduino ini termasuk fleksibel sekali karena bisa dikatakan hampir mirip dengan bahasa manusia. Tidak serumit bahasa pemrograman yang benar-benar sulit dipahami.

3. Software yang Open Source

Anda juga bisa menemui kelebihan lain, seperti software Arduino yang bersifat open source. Dengan adanya software IDE yang open source ini maka Anda memiliki kemungkinan untuk melakukan pemrograman yang lebih lanjut lagi.


Tak hanya itu saja, bahasa Arduino juga bisa Anda kembangkan lewat pustaka C++ dengan menggunakan bahasa C bagi AVR.

4. Hardware yang Open Source

Selain software yang open source, ternyata hardware Arduino ini juga open source. Ada beberapa hardware atau perangkat keras dari Arduino ini, yaitu ATMega8, ATMega168, ATMega328, lalu ATMega128, dan ada Atmega2650.


Sehingga akan membuat Anda lebih mudah melakukan pengembangan dan bisa juga menjual board tersebut. Untuk Bootloadernya sudah tersedia pada software IDE.

sirkuit arrduino made in italy
sirkuit Arduino UNO made in italy

Jenis-Jenis Arduino

1. Uno

Jenis prtama yang paling umum adalah Arduino Uno. Salah satu penyebab jenis ini sangat terkenal adalah karena sangat mudah sekali untuk digunakan dan dipahami. Banyak juga yang menggunakan Arduino Uno ini pada tingkatan pemula sebab memang lebih sederhana.

Versi terakhir yaitu Uno R3 atau Arduino Uno Revisi 3. Versi ini memanfaatkan microcontroller ATMega328, kemudian mempunyai sekitar 14 pin I/O digital dan juga sebanyak 6 pin input analog. Selanjutnya pada pemrograman dengan menggunakan USB A sampai USB B.

2. Due

Jenis selanjutnya ini berbeda cukup jauh dengan jenis Uno. Untuk Arduino Due memanfaatkan microcontroller dengan tingkatan chip yang jauh lebih tinggi lagi, yaitu ARM Cortex CPU. Selain itu, Due mempunyai 54 I/O pin digital dan juga sekitar 12 pin input analog.


Anda bisa melakukan pemrograman Arduino Due ini dengan menggunakan USB Micro yang seperti umumnya terdapat pada smartphone.

3. Mega 2560

Sesuai dengan namanya, jenis Arduino Mega 2560 ini memanfaatkan chip ATMega 2560 dengan pin I/O digital yang termasuk banyak sekitar 54 dengan 15 merupakan PWM. Lalu sebanyak 16 pin analog input dan sebanyak 4 pin UART yang merupakan serial port hardware.

Arduino Mega dijual di Tokopedia
Arduino Mega dijual di Tokopedia

Kelebihan jenis ini sudah mendukung oscillator 16 Mhz dengan port USB, jack DC, tombol reset, dan juga ICSP Header. Jenis ini lebih bermanfaat untuk membuat rancangan sistem yang besar.

4. Leonardo

Jenis yang satu ini menggunakan microcontroller ATMega 32u4 dengan 20 digital pin I/O. Sebanyak 7 pin tersebut digunakan untuk output PWM dan sisanya untuk input analog. Jenis Arduino Leonardo didukung dengan komponen yang lengkap. Anda akan menemukan 16 Mhz kristal oscillator, USB Micro, jack tegangan besar, ICSP Header, dan juga tentunya tombol reset.


Arduino memang menjadi pilihan microcontroller yang sangat mudah dan sederhana. Bisa Anda gunakan untuk semua kalangan dari yang pemula sampai profesional. Tentunya masih ada banyak sekali jenis Arduino yang lainnya, seperti Nano, Micro, Ethernet, dan Mini.

Next article Next Post
Previous article Previous Post