Wednesday, September 23, 2020

author photo

Daftar isi [Tampil]

Trafo atau transformator memiliki fungsi yang sangat vital untuk peralatan-peralatan yang membutuhkan arus listrik. Secara umum, sebenarnya trafo itu dibagi menjadi dua, yaitu trafo step up dan juga trafo step down. Tentunya masih-masing jenis ini memiliki fungsi yang berbeda.


Namun, trafo yang lebih sering Anda temukan adalah trafo yang berjenis step down. Biasanya akan membuat tegangan listrik menjadi lebih rendah sekitar 110, sehingga perangkat elektronik bertegangan 110 bisa digunakan. Tapi ada juga trafo step up yang cukup unik sekali.

Cara Kerja Trafo Step Up

Sesuai dengan namanya sebenarnya trafo yang satu ini memiliki fungsi untuk bisa mendorong tegangan listrik menjadi lebih tinggi dari primer ke sekunder. Namun, walaupun tegangan itu dinaikkan, Anda akan tetap mendapatkan daya listrik dan frekuensi yang sama saja.


Meski trafo step up ini memang sudah umum digunakan, tapi kebanyakan alat-alat elektronik menggunakan trafo step down. Hanya untuk alat-alat tertentu saja yang menggunakan trafo step up. Contohnya, untuk menghidupkan alat elektronik yang besar dan membutuhkan watt yang ekstra.

trafo step up sekunder
trafo step up sekunder

Anda mungkin penasaran sebenarnya bagaimana cara dan prinsip kerja dari trafo ini. Karena cukup aneh jika tegangan tiba-tiba bisa dinaikkan. Karena umumnya tegangan listrik tersebut diturunkan sebab terlalu besar.


Prinsip kerjanya adalah menggunakan induksi elektromagnet yang berdasarkan dengan hukum Lorentz dan juga Faraday. Lebih rinci lagi cara kerja trafo step up ini didasarkan induksi elektromagnet yang biasanya akan terjadi disaat lilitan bagian primer dialiri tegangan AC (bolak-balik).


Sehingga dengan bagian primer yang dialiri listrik itu, akan memicu flux magnet di tengah trafo dan menyebabkan induksi daya gerak listrik atau GGL ke lilitan bagian sekunder. Tegangan akhir yang keluar dari lilitan sekunder akan sangat bergantung dengan jumlah lilitan primer sekunder dan juga besaran tegangan dan arus dari primer.

Rumus Tegangan Trafo

Ada rumus untuk bisa menghitung seberapa besar tegangan trafo, yakni:


  • Vp/Vs = Is/Ip = Np/Ns
  • Vp= merupakan besaran tegangan dari primer dalam bentuk Volt.
  • Vs= adalah tegangan pada sekunder berbentuk Volt
  • Np= banyaknya lilitan primer
  • Ns= total banyaknya lilitan sekunder
  • Ip= kekuatan arus dari primer atau input dalam bentuk Ampere
  • Is= kekuatan arus pada bagian sekunder atau output berbentuk Ampere

Dari rumusan cara menghitung tegangan trafo di atas, bisa dikatakan penjelasan sederhana trafo step up yaitu dengan memperbesar jarak antar lilitan di bagian primer. Kemudian jarak atau rasio pada lilitan sekunder dirapatkan, sehingga menghasilkan lilitan yang lebih banyak.


Cara kerja ini merupakan kebalikan dari trafo step down. Pada trafo step down, tingkat kerapatan lilitan bagian primer sangat tinggi, sehingga akan menghasilkan lilitan yang jauh lebih banyak. Lalu pada bagian sekunder memiliki lilitan yang berjarak lebar dan jumlahnya lebih sedikit.

Fungsi dan Kegunaan Trafo Step Up

1. Untuk Transmisi Listrik

Di dalam dunia kelistrikan, trafo step up memiliki fungsi yang sangat penting sekali. Terutama untuk bisa mentransmisikan atau menyebarkan listrik dari PLN ke lokasi dengan jarak yang sangat jauh. Jika berdasarkan teorinya, untuk bisa mengalirkan listrik dengan daya yang sangat besar, maka dibutuhkan kabel tembaga yang berukuran besar dan berkualitas tinggi.


Efeknya adalah akan menyebabkan biaya pengeluaran kabel membengkak sangat tinggi, untuk bisa mengalirkan listrik dari PLN yang bisa mencapai jutaan watt. Oleh sebab itu, listrik yang ditransmisikan PLN berjenis AC atau arus bolak-balik.


Trafo akan memiliki fungsi yang sangat vital karena membuat transmisi menjadi lebih efisien. Karena semakin kecil arus yang mengalir, kabel penghantar juga semakin kecil meski tegangan harus dinaikkan. Dengan menggunakan trafo maka arus yang dialirkan bisa lebih kecil ,namun daya yang dihasilkan juga masih sangat besar, kemudian tegangan juga menjadi lebih tinggi.

2. Untuk Microwave

Kemudian fungsi dan kegunaan trafo step up yang lainnya juga bisa Anda temukan pada alat elektronik rumahan, seperti Microwave. Pada salah satu bagian Microwave ada alat yang memiliki nama Magnetron.

microwave contoh aplikasi trafo step up
Microwave contoh aplikasi trafo step up

Fungsinya mengubah listrik ke gelombang mikro berfrekuensi tinggi. Nah, agar Magentron itu bisa berfungsi, maka Anda membutuhkan listrik dengan tegangan yang tinggi dan arus yang besar. Di sinilah trafo step up akan berfungsi dan membuat Microwave menjadi bekerja.


Tanpa adanya trafo step up, Magentron di dalam Microwave tidak akan bekerja karena kekurangan tegangan.

3. Untuk Power Supply atau UPS

UPS adalah Uninterruptible Power Supply yang berfungsi mencegah perangkat elektronik rusak akibat tegangan yang naik turun. Anda bisa menemukan alat ini biasanya untuk PC.

harga trafo ups di tokopedia
harga trafo ups di tokopedia

Trafo yang ada di dalam UPS bisanya memiliki fungsi ganda, yaitu untuk step up dan juga step down. Sehingga PC bisa terhindar dari kerusakan, seperti ketika mati lampu mendadak karena ada UPS yang sudah membackupnya.


Trafo step up memiliki banyak sekali fungsi untuk kehidupan, terutama dalam urusan alat elektronik. Sekarang Anda bisa mencoba memanfaatkan trafo step up untuk beberapa alat yang butuh tegangan tinggi, karena sudah paham cara kerja dan kegunaan trafo step up.

Next article Next Post
Previous article Previous Post