Monday, November 25, 2019

author photo

Daftar isi [Tampil]
Seperti namanya, power rakitan adalah power amplifier yang dirakit sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan yang sempurna. Jika dibandingkan dengan power built up, ternyata power rakitan ini memiliki banyak sekali kelebihan. Salah satunya adalah harga power rakitan yang lebih terjangkau, selain itu komponennya pun mudah dicari apabila terjadi kerusakan. Jika berbicara mengenai penggunaannya sendiri, power rakitan ternyata cukup banyak digunakan di lapangan atau di rumah.
Power amplifier rakitan
Power amplifier rakitan

Power amplifier rakitan 400 watt merupakan salah satu yang paling digemari dan banyak digunakan untuk perangkat audio luar ruangan. Alasannya, power rakitan tersebut mampu mengeluarkan suara pada loudspeaker dengan radius jauh, khususnya apabila dipadukan dengan loudspeaker memadai.

Tips Pembuatan Power Rakitan

Mengenal Apa Itu Power Rakitan dan Tips Pembuatannya
Tips pembuatan power amolifier rakitan

Di bawah ini adalah beberapa komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan power rakitan, antara lain sebagai berikut.

•    Kit power amplifier 400 watt stereo
•    Kit catu daya 10 amper
•    Kit speaker protektor
•    Trafo 10 amper
•    Box power amplifier
•    Sirip pendingin atau heatsink
•    Kipas pendingin
•    Dan beberapa peralatan yang diperlukan, seperti multimeter, obeng, tang potong, tang lancip, dan gunting atau pisau kater.

Pada dasarnya tips pembuatan power rakitan bukanlah perkara yang sulit, hanya saja diperlukan ketelitian dan kreatifitas dalam dressing wire serta layout pada saat semua kit dan trafo dimasukkan ke dalam box. Semakin rapi peletakan rangkaian maka seninya pun akan terlihat semakin indah.

Silakan posisikan saja bagian pendingin alumunium di bagian belakang, tepatnya dekat dengan blower atau kipas. Tujuannya, agar sirkulasi dari panas yang ada pada pendingin alumunium keluar dan tergantikan dengan udara baru. Dengan begitu yang demikian akan membuat sistem pendinginan amplifier jadi semakin optimal.

Jangan lupa, perhatikan pula bagian kabel – kabel terutama di bagian catu dayanya. Jangan sampai Anda memasangkan dengan posisi terbalik, sebab yang demikian tersebut akan menyebabkan kerusakan fatal pada kit amplifier dan kit pendukung.

Sangat disarankan sekali agar Anda mencoba menggunakan tegangan rendah, yakni pada kisaran kurang lebih 9 VDC dalam percobaan pertama kali. Hal ini dimaksudkan agar pada saat terjadi kesalahan baik itu pada bagian polaritas catu dayanya, atau pun pada bagian komponen lain yang short secara tak sengaja tidak menyebabkan kerusakan yang parah pada bagian transistor power.

Apabila semuanya sudah berjalan dengan lancar, maka Anda bisa segera memindahkan tegangannya, kemudian masukkan kembali seperti biasa. Tegangan yang dibutuhkan oleh power rakitan ini pada dasarnya tergantung dari kit yang akan digunakan, mungkin berkisar antara 25 VDC hingga 2 VDC.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang apa itu power rakitan dan tips pembuatannya. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat.

Next article Next Post
Previous article Previous Post