Thursday, July 25, 2019

author photo

Daftar isi [Tampil]
Pada dasarnya ada banyak sekali penyebab kenapa pada akhirnya speaker aktif bass kurang nendang. Melalui artikel ini kami akan bocoran berbagai penyebabnya secara lebih terperinci. Jadi, silakan simak baik – baik ulasannya. Ini tentu saja penting sekali untuk diketahui, apalagi dalam waktu dekat ini Anda akan membeli perangkat penguat audio, alias speaker system.

Penyebab Speaker Aktif Bass Kurang Nendang
Memaksimalkan fungsi bass pada speaker aktif

Dengan memilih speaker system yang bagus, tentu saja suara bass yang dihasilkan akan lebih nendang. Jadi, diharapkan agar Anda tidak salah lagi dalam memilih.

Penyebab Speaker Aktif Bass Kurang Nendang yang Harus Diketahui

Memiliki daya output amplifier yang terlalu kecil

Apabila Anda memginginkan sebuah perangkat audio dengan bass nendang yang cukup kuat, maka hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan adalah pemilihan daya output amplifiernya. Semakin besar daya outputnya pasti jauh lebih baik, sebab nanti output amplifier inilah yang akan menggerakkan membran speaker.

Daya output paling ideal untuk sebuah perangkat audio atau speaker system adalah 30 – 100 watt jika diletakkan di tempat terbuka yang luas. Tetapi apabila hanya diletakkan di ruangan dengan luasan tak terlalu besar, maka Anda tidak perlu memilih perangkat audio dengan daya output besar. 10 watt saja sudah dirasa cukup.

Ukuran membran speaker yang terbatas

Tahukah Anda bahwa ternyata kekuatan amplifier tidak akan bisa maksimal kinerjanya apabila drivernya memiliki ukuran yang sangat terbatas sekali. Misalnya saja seperti ini, daya outputnya ada 60 watt tetapi ternyata speaker yang digunakan hanya 3 inch. Ini tentu saja membuat kedodoran apabila di setting full bass. Penting sekali untuk Anda tahu bahwa ukuran driver speaker yang ideal adalah yang ukurannya 8 inch ke atas, atau bila perlu Anda bisa pakai double woofer.

Jenis kotak speaker yang digunakan

Ya, dimensi kotak speaker atau box speaker nanti akan menentukan kualitas dari bass yang dihasilkan. Ada patokan yang harus Anda tahu dalam menentukan volume box speaker yang bagus. Sebaiknya desain speakernya Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Kualitas bass bisa saja berkurang jika ukuran box speaker yang kecil ternyata menyamai yang memiliki ukuran lebih besar.

Desain system speaker

Penyebab speaker aktif bass kurang nendang yang lainnya adalah karena faktor desain system speakernya sendiri. Hal ini bahkan jarang sekali diketahui, apalagi bagi mereka yang pemula dimana sebetulnya di dalam box speaker ada rangkaian atau blok yang bernama cross over. Fungsinya sangat vital sekali karena bisa pisahkan antara nada rendah dengan tinggi. Jadi nanti nada tersebut akan dapat didengar oleh telinga manusia.

Fullrange atau woofer

Pada dasarnya fungsi fullrange atau woofer ini tidak jauh berbeda dari loudspeaker, yakni menghasilkan suara yang dapat didengar oleh telinga manusia, tetapi pada kenyataannya ada berbagai jenis loudspeaker, seperti woofer, twitter, dan midrange. Masing – masing jenis tentu saja memiliki respon yang berbeda. Jenis nada bass sendiri lebih pas apabila ditangkap oleh loudspeaker dengan jenis fullrange atau woofer ini. Dengan speaker tersebut maka desainny akan lebih minimalis sebab hanya bisa pakai 1 buah loudspeaker saja.

Jadi, apabila Anda memang menginginkan speaker dengan bass yang kuat, lebih baik pilih speaker yang memang dibuat khusus untuk hasilkan nada rendah, yakni woofer. Akan lebih bagus lagi apabila mendapat dukungan cross over.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang penyebab speaker aktif bass kurang nendang yang harus diketahui. Semoga bermanfaat.

Next article Next Post
Previous article Previous Post